Posted by: Kurnia | April 19, 2009

Lindungi Diri Anda dari HIV / AIDS

Seseorang dengan infeksi AIDS kadangkala memiliki infeksi yang dapat menulari anda. Anda dapat melindungi diri anda sendiri. Sebagai contoh diare dapat disebabkan oleh berbagai kuman yang berbeda. Gunakan sarung tangan sekali pakai jika anda harus membersihkan atau membantu orang dengna diare dan cuci tangan dengan baik setelah anda melepaskan sarung tangan. Jangan gunakan sarung tangan sekali pakai lebih dari satu kali.

Penyebab lain dari diare adalah parasit kriptospora. Parasit ini disebarkan melalui kotoran/BAB orang atau binatang kepada orang atau binatang lainnya, seringkali melalui air, makanan mentah atau makanan yang tidak dimasak dengan baik yang terkontaminasi. Untuk itu cuci tangan anda setelah menggunakan kamar mandi dan sebelum mengolah makanan. Anda dapat mendidihkan air minum anda selama 1 menit untuk membunuh parasit tersebut.

Jika orang dengan AIDS mengalami batuk lebih dari satu minggu, dokter akan memeriksa tuberkulosis. Jika orang dengan AIDS mengalami tuberkulosis maka anda dan setiap orang yang tinggal bersama harus diperiksa untuk kemungkinan infeksi tuberkulosis, walaupun anda tidak batuk.

Jika orang dengan AIDS mengalani kuning (jaundice-tanda hepatitis akut) atau infeksi kronik hepatitis b, anda dan semua yang tinggal bersama dan yang berhubungan seks dengan pasien harus berkonsultasi dengan dokter. Semua anak baik yang berada atau tidak berada di sekitar orang dengan AIDS harus mendapat vaksinasi hepatitis B.

Jika orang dengan AIDS mengalami herpes simpleks sekitar mulut dan hidung jangan sentuh atau cium luka yang ada. Jika anda harus menyentuh luka tersebut untuk membantu orang tersebut maka gunakan sarung tangan dan segera cuci tangan setelah anda melepas sarung tangan tersebut.

Banyak orang dengan AIDS terinfeksi virus cytomegalovirus (CMV) yang dapat menular melalui air seni dan air liur. Cuci tangan anda setelah menyentuh air seni atau air liur dari orang dengan AIDS. Hal ini penting bagi perempuan yang hamil karena perempuan hamil yang terinfeksi CMV dapat menginfeksi janinnya.
Untuk itu ingatlah selalu untuk melindungi diri anda dan orang dengan AIDS dari penyakit-penyakit diatas dan hal-hal lainnya. Selalu cuci tangan dengan sabun dan air sebelum dan setelah memberikan perawatan, saat mengolah makanan, setelah melepas sarung tangan dan setelah pergi ke kamar mandi.

Sarung tangan
Virus HIV yang menyebabkan AIDS terdapat di darah, darah dan cairan tubuh yang mengandung darah dapat menginfeksi anda. Anda dapat melindungi diri anda dengan beberapa langkap sederhana.

  • Gunakan sarung tangan jika anda harus berkontak dengan cairan semen, cairan vagina, luka atau lecet pada orang denga AIDS atau darah atau cairan tubuh yang mengandung darah di dalamnya (BAB dengan darah).
  • Gunakan sarung tangan saat memberikan perawatan pada mulut, anus, atau sekitar alat kelamin orang dengan AIDS.
  • Gunakan sarung tangan saat mengganti popok atau alas pembersih atau saat mengosongkan pispot.
  • Gunakan sarung tangan saat membersihkan air seni, feses, atau muntahan
  • Jika memiliki luka atau lecet, kulit yang pecah maka tutup dengan perban. Bila terdapat di tangan maka tutup dengan perban dan gunakan sarung tangan.

Terdapat dua jenis sarung tangan:

  • Sarung tangan latex atau vinil sekali pakai : gunakan untuk merawat orang dengan AIDS.
  • Sarung tangan karet : untuk membersihkan rumah dari cairan tubuh, penghuni rumah dapat menggunakan sarung tangan ini. Sarung tangan karet dapat dibersihkan dan digunakan ulang. Bersihkan dengan air panas, bersabun dan dengan campuran pemutih dan air (1/4 cangkir pemutih untuk 1 galon air). Pastikan untuk tidak menggunakan sarung tangan yang berlubang atau robek. Selalu gunakan sarung tangan saat membersihkan sarung tangan yang kotor.

Untuk melepas sarung tangan balik sarung tangan ke luar dari pangkal tangan sehingga sisi basah berada di dalam. Jika terdapat banyak darah anda dapat menggunakan apron/pelindung badan. Bersihkan bercak darah secepatnya dengan kertas tisu atau lap lalu taruh di plastik khusus, kemudian bersihkan bekas darah dengan campuran pemutih dan air.

Jika anda terkena darah, cairan semen, cairan vagina, air susu atau cairan tubuh lain yang mengandung darah pada mata, hidung atau mulut segera bilas dengan air sebanyak mungkin di tempat terkena, lalu hubungi dokter untuk tindakan selanjutnya.

Jarum dan suntikan
Jika anda merawat orang dengan AIDS yang menggunakan jarum suntik untuk pengobatannya maka anda harus hati-hati agar tidak tertusuk oleh jarum yang dipakai. Gunakan jarum dan suntikan sekali pakai. Jangan membengkokkan jarum. Bila jarum jatuh gunakan alat lain untuk mengambil jarum tersebut jangan gunakan tangan. Anda hanya menyentuh jarum dan suntikan di badan suntikan. Jauhkan ujung tajam jarum dari diri anda.

Letakkan jarum dan alat suntik habis pakai di tempat yang tidak tembus. Dokter dan lembaga kesehatan dapat memberikan pada anda, bila tidak ada anda dapat menggunakan tempat yang tidak dapat tembus oleh jarum. Letakkan jauh dari jangkauan anak-anak. Jika tempat jarum dan suntikan sudah hampir penuh maka tutup rapat dan tanyakan kepada dokter dimana tempat untuk memusnahkan jarum dan suntikan bekas pakai tersebut.

Jika anda tertusuk oleh jarum yang telah digunakan orang dengan AIDS, jangan panik. Kemungkinan (99%) anda tidak akan terinfeks, namun segera hubungi dokter. Letakkan jarum di tempat/wadah untuk jarum, cuci tempat tertusuk dengan air sabun, hangat. Setelah dicuci segera datang ke dokter. Dokter mungkin akan memberikan anda obat (AZT). Jika anda harus meminum AZT, anda harus meminumnya secepatnya, beberapa jam setelah tertusuk.

Limbah
Siram semua cairan buangan (urin, muntah, dll) yang juga mengandung darah di toilet. Hati-hati jangan sampai terpercik. Tissu toilet yang terkena darah, cairan semen, cairan vagina atau air susu juga disiram ke toilet.

Handuk, popok, tampon yang berkontak dengan cairan tubuh yang tidak dapat dibuang ke toilet harus diletakkan di plastik khusus dan ditutup rapat. Lalu tanyakan kepada dokter bagaimana proses pembuangan yang aman. Gunakan sarung tangan saat berkontak dengan apapun yang terdapat darah, cairan semen, cairan vagina atau air susu.

Hubungan seksual
Jika anda berhubungan seks dengan orang dengan infeksi HIV dan anda tidak menggunakan kondom, maka segera hubungi dokter dan konselor untuk konseling dan test HIV. Untuk test hiv mungkin menakutkan, tetapi jika anda terinfeksi maka semakin cepat anda ketahui hasilnya dan semakin cepat pengobatan dimulai maka keadaan anda dapat lebih baik. Tes HIV dijamin kerahasiaannya. Sangat penting bagi anda dan pasangan anda untuk saling melindungi dari infeksi HIV dan infeksi menular seksual lainnya.

Referensi :

http://www.cdc.gov/


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: