Posted by: Kurnia | April 19, 2009

Pilihan pemberian Nutrisi pada Bayi untuk Ibu dengan Infeksi HIV

Nutrisi pengganti

Pilihan 1 : susu formula bayi

Keuntungan :

  • Tidak ada risiko penularan HIV ke bayi
  • Dibuat khusus untuk bayi
  • Mengandung sebagian besar zat-zat gizi yagn dibutuhkan bayi
  • Anggota keluarga yang lain dapat membantu memberi susu pada bayi
  • Jika ibu jatuh sakit maka anggota keluarga yang lain dapat membantu memberi nutrisi kepada bayinya sampai ibu pulih kembali

Kerugian

  • Tidak mengandung antibody (zat kekebalan tubuh) yang dapat melindungi bayi dari infeksi
  • Harga bisa mahal
  • Bayi lebih mudah untuk terkena diare dan radang paru-paru (pneumonia)
  • Untuk mencegah kekurangan gizi, ketersediaan susu formula harus terjamin
  • Sabun dan alat-alat pembersih cangkir untuk pemberian susu harus tersedia
  • Persiapan alat untuk pemberian susu yang bersih dan aman membutuhkan air bersih, yang mendidih 1-2 detik; dan hal ini membutuhkan bahan bakar untuk merebus air
  • Setiap pemberian makan diperlukan untuk dibuat pagi dan malam, kecuali terdapat lemari pendingin
  • Bayi perlu untuk minum dari cangkir yang membutuhkan waktu untuk belajar
  • Ibu harus berhenti menyusui atau risiko untuk penularan HIV ke bayinya terus berlangsung
  • nutrisi formula membuat ibu tidak memiliki perlindungan terhadap kehamilan

Pilihan 2 : susu binatang yang dimodifikasi

Keuntungan

  • tidak memiliki risiko penularan HIV
  • dapat lebih murah daripada formula komersial dan lebih mudah didapat
  • dapat digunakan saat atau jika formula komersial tidak tersedia
  • anggota keluarga yang lain dapat membantu pemberian nutrisi kepada bayi
  • Jika ibu jatuh sakit maka anggota keluarga yang lain dapat membantu memberi nutrisi kepada bayinya sampai ibu pulih kembali

Kerugian

  • Tidak mengandung antibodi (zat kekebalan tubuh) yang dapat melindungi bayi dari infeksi
  • Tidak mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan pleh bayi, terutama dalam 6 bulan pertama kehidupan
  • Harus diencerkan dengan air bersih (air mendidih penuh 1-2 detik) dan ditambahkan gula dalam jumlah yang cukup sesuai aturan
  • Setiap pemberian makan diperlukan untuk dibuat pagi dan malam, kecuali terdapat lemari pendingin
  • Bayi lebih mudah untuk terkena diare dan radang paru-paru (pneumonia) dan dapat mengalami kekurangan gizi
  • Formula dari susu binatang lebih sulit untuk dicerna oleh bayi
  • Bayi perlu untuk minum dari cangkir yang membutuhkan waktu untuk belajar
  • nutrisi formula membuat ibu tidak memiliki perlindungan terhadap kehamilan
  • keluarga membutuhkan akses kepada penyedia susu binatang, gula dan sirup multivitamin, bahan bakar untuk merebus air, sabun untuk membersihkan cangkir untuk member susu dan peralatan untuk mempersiapkan formula

ASI

Pilihan 1: ASI eksklusif

Keuntungan:

  • mudah dicerna dan memberikan semua zat gizi yang dibutuhkan bayi selama 6 bulan pertama
  • selalu tersedia dan tidak membutuhkan persiapan khusus
  • melindungi bayi dan anak dari penyaki-penyakit, terutama diare dan radang paru-paru (pneumonia)
  • memberikan hubungan emosional yang dalam antara ibu dan bayi
  • ASI eksklusif untuk bulan-bulan pertama dibandingkan dengan pemberian nutrisi campur dapat menurunkan risiko penularan HIV

Kerugian

  • Risiko penularan dari ibu ke bayi terus berlangsung selama masa menyusui
  • Risiko penularan meningkat jika ibu mengalami infeksi payudara ( contoh mastitis) atau lecet dan puting yang berdarah
  • Keluarga, teman dan tetangga dapat menekan ibu untuk memberikan air, cairan lain atau makanan kepada bayi
  • Beberapa ibu merasa mereka tidak memiliki ASI cukup meskipun semua ibu memiliki ASI yang cukup untuk bayinya
  • Pemberian ASI sesuai dengan permintaan bayi paling sedikit 8-10 kali/hari
  • Ibu bekerja harus mencari strategi untuk terus melanjutkan ASI eksklusif setelah mereka kembali bekerja, contoh memerah asi selama jam kerja dan menyimpan ASI perah di tempat yang dingin
  • Ibu menyusui membutuhkan tambahan energi untuk mendukung ASI eksklusif dalam 6 bulan pertama

Pilihan 2: ASI eksklusif dengan penghentian/menyapih secepatnya

Keuntungan

  • Penghentian/menyapih segera dari proses menyusui menghentikan paparan HIV melalui air susu kepada bayi

Kerugian

  • Kurang gizi atau diare dapat timbul jika pengganti ASI tidak disiapkan dengan baik sewaktu ASi dihentikan
  • Pemberian nutrisi dengan cangkir memrlukan kesabaran dan waktu
  • Bayi dapat menjadi rewel bahkan dehidrasi jika penghentian ASI terlalu cepat
  • Setelah 6 bulan, sumber susu tetap harus dilanjutkan bersamaan dengan penambahan makanan lainnya
  • Payudara ibu dapat bengkak dan infeksi selama masa peralihan jika ASI tidak diperah
  • Ibu memiliki risiko untuk hamil jika seksual aktif

Rekomendasi: penghentian meyusui tidak direkomendasikan pada bayi dengan infeksi HIV

Pilihan 3: ASI dari ibu lain (wet nursing)

Keuntungan

  • Tidak memiliki risiko untuk penularan HIV jika sumber ASI tidak terinfeksi HIV
  • Keuntungan-keuntungan meyusui yang dikemukakan sebelumnya tercakup disini

Kerugian

  • Pemberi ASI harus menjalani tes dan konfirmasi bebas dari infeksi HIV
  • Pemberi ASI harus melindungi dirinya dari infeksi HIV selama proses menyusui
  • Harus tersedia untuk menyusui bayi sehari-hari atau harus memerah ASI bila pemberi ASI berada jauh dari bayi
  • Orang dapat bertanya kepada ibu kenapa orang lain yang menyusui bayinya

Pilihan 4: ASI perah yang dipanaskan

Keuntungan

  • Virus HIV mati dengan pemanasan pada susu
  • ASi merupakan makanan yang paling sempurna untuk bayi dan sebagian besar zat gizi tetap berada di ASI setelah pemanasan
  • ASI selalu tersedia
  • Anggota keluarga yang lain dapat menolong untuk memberikan susu kepada bayi

Kerugian

  • ASI yang dipanaskan dapat tidak sebaik ASi yang tidak dipanaskan dalam melindungi bayi dari penyakit-penyakit tetapi tetap lebih baik dari susu formula dan tidak mengandung HIV
  • Memerah dan memanaskan ASi membutuhkan waktu dan harus dilakukan cukup sering
  • Bayi perlu untuk minum dari cangkir dan membutuhkan waktu untuk belajar
  • ASI perlu untuk disimpan di tempat yang dingin dan digunakan dalam waktu satu jam setelah dipanaskan
  • Keluarga akan memerlukan air bersih dan bahan bakar untuk mencuci cangkir dan wadah untuk menyimpan ASI
  • Orang-orang akan berpikir kenapa ibu memerah ASInya

Referensi :

http://www.cdc.gov/


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: