Posted by: Kurnia | April 19, 2009

Posisi Kangguru

Tempatkan bayi diantara payudara ibu dalam posisi tengkurap, dada ke dada (seperti pada gambar 4.a)

Amankan bayi dengan baju penutup. Kepala bayi diarakakan ke satu sisi dalam posisi sedikit ekstensi. Ujung atas penutup berada di bawah telinga bayi. Posisi kepala sedikit ekstensi menjaga jalan napas tetap terbuka dan membuat kontak mata antara ibu dan bayi. Jangan sampai terjadi fleksi dan hiperekstensi dari kepala. Panggul sebaiknya fleksi dan ekstensi dalam posisi “kodok”; lengan sebaiknya fleksi.
Pasang baju penutup cukup erat sehingga saat ibu berdiri maka bayi tidak akan jatuh keluar. Pastikan bagian yang erat baju penututp meliputi dada bayi. Perut bayi tidak boleh terikat dan harus berada setinggi ulu hati ibu (epigastrium). Dengan cara ini bayi diharapkan mendapat ruang untuk pernapasan abdomen. Pernapasan ibu menstimulasi bayi.(figur 4.b)

Tunjukkan kepada ibu cara untuk memindahkan bayi masuk dan keluar dari baju penutup. (figure 4.c) saat ibu sudah familiar dengan teknik ini maka ketakukan ibu untuk melukai bayinya akan menghilang.

Cara memindahkan bayi masuk dan keluar dari baju penutup

  • Pegang bayi dengan satu tangan ditempatkan dibelakang leher dan punggung
  • Sangga perlahan bagian bawah rahang dengan ibu jari dan jari-jari lain untuk mencegah kepala bayi merosot ke bawah dan menutup jalan napas bayi dalam posisi tegak
  • Letakkan tangan yang lain di bawah bokkong bayi

Jelaskan kepada ibu bahwa dia dapat menyusui bayinya dan posisi kanguru mempermudah proses menyusui. Memegang bayi dekat payudara merangsang produksi air susu.
Bayi dapat merawat bayi kembar dengan mudah juga, masing-msaing bayi diletakkan pada tiap sisi dada ibu. Ibu dapat mengganti posisi tersebut bergantian. Pada awal dapat menyusui satu bayi dahulu lalu dapat keduanya dalam posisi kanguru.
Setelah melakukan posisi tersebut biarkan ibu beristirahat dengan bayinya. Ibu juga disarankan untuk bergerak.
Saat mengenalkan metode Kanguru, diperkenalkan juga kesulitan-kesulitan yang mungkin akan dihadapi. Pada saat tertentu seluruh waktu akan tercurah untuk bayinya dan dapat mengganggu rutinitasnya sehari-hari. Bayi yang kecil pada saat-saat pertama dapat tidak menyusu dengan baik. Selama itu maka ibu dapat memerah ASI dan memberikan kepada bayinya dengan cangkir atau alat lainnya, hal ini memerlukan waktu yang lebih lama daripada menyusui.
Hal yang perlu ditekankan adalah pentingnya dan manfaat dari metode kanguru. Berbagi perasaan dan emosi serta dukungan dan solidaritas sangat penting antar sesama ibu dengan metode kanguru.

Merawat bayi dengan metode kanguru
Bayi dapat menerima perawatan selama dalam metode kanguru, termasuk pemberian nutrisi. Bayi dilepaskan dari kontak kulit-kulit hanya untuk :

  • Mengganti popok, kebersihan dan perawatan tali pusar
  • Pemeriksaan klinis, sesuai jadwal rumah sakit atau bila diperlukan

Mandi rutin sehari-hari tidak diperlukan dan tidak dianjurkan. Bila tidak dapat dihindari maka dapat dimandikan singkat dan hangat (37oC). Bayi harus dikeringkan dan dibungkus pakaian hangat dan segera dikembalikan dalam posisi kanguru sesegera mungkin.

Tidur dan beristirahat
Ibu akan istirahat dengan baik pada ebrbaring atau setengah duduk sekitar 15 derajat dari bidang horizontal. Dapat disangga dengan beberapa bantal. Posisi ini mengurangi risiko henti napas pada bayi. Bila ibu tidak nyaman dengan posisi setengah duduk maka biarkan ibu memilih posisi yang diinginkannya, karena dengan metode kanguru keuntungan yang diperoleh lebih besar daripada risiko henti napas.

Lama dan durasi dari metode kanguru
# Lama

Kontak kulit dengna kulit harus dimulai bertahap dengan peralihan yang mulus dari cara konvensional kepada metode kanguru terus-menerus. Sesi yang kurang dari 60 menit sebaiknya dihindari karena perubahan yang sering dapat menyebabkan stres pada bayi. Lama kontak kulit dengan kulit secara bertahap ditingkatkan, siang dan malam, dipotong hanya untuk menngganti popok. Saat ibu perlu untuk melepas bayinya maka bayi dapat dibungkus agar tetap hangat dan anggota keluarga lainnya dapat menggantikan ibu untuk memberikan kontak kulit dengan kulit terhadap bayi.

#Durasi
Metode kanguru dilakukan sampai bayi mencapai usia cukup bulan (usia kehamilan sekitar 40 minggu) atau 2500gram. Saat itu bayi akan mulai tidak dapat dipenuhi dengan metode kanguru. Bayi akan mulai menarik ekstremitasnya keluar, menangis dan menolak saat ibunya mencoba meletakkan kembali bayinya ke posisi kontak kulit dengan kulit. Saat ini merupakan saat yang aman bagi ibu untuk secara bertahap melepas bayinya dari metode kanguru. Menyususi tetap harus dilakukan. Ibu tetap dapat memberikan kontak kulit dengan kulit terhadap bayinya beberapa kali, setelah memandikan bayinya, selama malam yang dingin, atau saat bayi membutuhkan kenyamanan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: