Posted by: Kurnia | December 30, 2010

Cacar Air

Penyebab

Cacar air disebabkan oleh virus Varicella-zooster. Masa inkubasi penyakit ini berlangsung antara 10 s/d 21 hari (biasanya 14 s/d 16 hari).

Gejala

Penyakit ini memiliki gejala awal (prodromal) yang singkat berupa demam, lemas, serta tidak nafsu makan. Selanjutnya, 3 sampai 5 hari kemudian muncul ruam . Ruamnya terdiri dari papul kecil di seluruh badan yang cepat berubah menjadi vesikel (“benjolan” berisi air). Selanjutnya, vesikel yang pecah akan ditutupi krusta (keropeng). Biasanya, seluruh lesi akan penuh ditutupi krusta dalam waktu 10 hari. Lesi tersebut dapat muncul dimana saja tetapi umumnya di kulit kepala, wajah, badan, mulut, dan konjungtiva.

Diperbesar klik disini

Lesi Vesikuler dengan Batas Kemerahan (Eritematosus)

Diperbesar klik disini

Ruam pada akhir penyakit dimana banyak ditutupi krusta

Cacar air biasanya merupakan penyakit yang ringan dan dapat sembuh sendiri. Terkadang dapat terjadi komplikasi berupa superinfeksi bakteri (biasanya streptococcus beta haemolyticus grup A dan Staphylococcus Aureus), pneumonia, encephalitis, Cerebilitis, hepatitis, artritis, dan sindrom Reye. Komplikasi biasanya terjadi pada bayi, pada mereka yang berusia lebih dari 15 tahun, dan pasien imunokompromais (gangguan daya tahan tubuh). Tidak jarang terjadi kekeliruan diagnosis dimana cacar air tersebut didiagnosis sebagai Selulitis bakteria. Padahal, lesi pada cacar air dapat mengalami eritema (kemerahan) disekelilingnya, terutama pada stadium pembentukan krusta. Kondisi ini bukan berarti infeksi berat semacam selulitis.

Suatu saat kelak, infeksi bisa kambuh dalam bentuk reaksi setempat dikenal sebagai Herpes-zooster atau shingles. Pada anak, keadaan ini dapat menyebar melewati satu area persarafan (dermatom), tapi biasanya lebih ringan dari orang dewasa. Herpes ini juga terasa nyeri (nyeri post-herpetik atau rasa nyeri pasca sakit); namun demikian, anak lebih jarang mengalami nyeri ini.

Terapi

chikenpox

Pada anak normal (tidak mengalami gangguan sistem kekebalan tubuh), tidak ada terapi khusus. Cukup calamine lotion, kompres dingin. Apabila anak mengalami gatal hebat, dapat diberikan antihistamin oral di malam hari untuk meningkatkan kualitas tidur anak.

Upayakan agar vesikel tidak pecah, kulit tidak digaruk sehingga anak terhindar dari risiko terjadinya infeksi sekunder. Potonglah kuku si anak.

TIPS: Jangan berikan aspirin. Jangan berikan salep kulit asiklovir.

Asiklovir dapat diberikan pada anak dengan gangguan imunitas, neonatus tertentu (lihat diagram), dan mungkin pada eksim yang berat.

chickenpox

Perhatian! Pasien sudah potensial menularkan penyakit sejak satu sampai dua hari sebelum munculnya ruam sampai dengan periode dimana seluruh lesi ruam telah tertutup krusta. Anak jangan sekolah sampai sembuh sempurna (seluruh krusta terkelupas) atau setidaknya satu minggu setelah kemunculan tanda-tanda cacar air pertama muncul.

Sedapat mungkin hindari rawat inap karena dapat menulari pasien lain. Semua anak yang di rawat di rumah sakit dengan cacar air atau zoster aktif harus diisolasi.

Vaksinasi

Meskipun penyakit ini sangat jarang menimbulkan komplikasi, varicella merupakan salah satu penyebab anak perlu rawat inap di rumah sakit dan dapat menimbulkan kematian. Vaksinasi efektif mencegah cacar air pada anak dan efek sampingnya ringan (reaksi lokal, demam ringan, atau ruam varicella ringan) dan direkomendasikan pada anak berusia > 12 bulan yang tidak memiliki riwayat varicella, dan untuk dewasa yang belum pernah mengalami cacar air.

Beberapa penelitian menunjukkan vaksin varicella ini juga bisa diberikan kepada mereka yang yang terpapar penderita cacar air. Apabila vaksin diberikan dalam waktu tidak lebih dari 3 hari setelah paparan, maka yang bersangkutan bisa terhindar dari kemungkinan infeksi.

Penyusun: dr. Mohamad Firas

Referensi : http://www.rch.org.au/


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: